6 INDIKATOR KRUSIAL PENENTU SUPPORT & RESISTANCE FOREX
Benarkah demikian?
Sebetulnya apa itu support dan resistance?
Nah, kali ini kita akan belajar mengenali metode-metode support and resistance untuk trading forex.
Pengertian Support & Resistance
Support and Resistance adalah level-level kritis yang digunakan oleh para pelaku pasar dalam mengambil keputusan. Level tersebut digunakan untuk menentukan apakah harga akan terus berlanjut atau berbalik arah.Jika Support and Resistance ini digabungkan dengan bentuk-bentuk candlestick, dipercaya akan dapat menentukan pergerakan selanjutnya.
Support secara ekonomi dapat diartikan sebagai sebuah level di mana penawaran mulai berkurang dan permintaan bertambah sehingga jika hal tersebut terjadi, harga-harga akan naik pada level tersebut.
Pada prinsipnya, apabila harga pasar berhasil menembus level support tersebut, maka diperkirakan harga pasar akan melanjutkan penurunannya sampai level support berikutnya.
Namun apabila harga pasar tidak mampu menembus level tersebut, maka harga pasar akan berbalik arah. Level support yang sudah ditembus, dapat menjadi level resistance dan menahan harga pasar untuk naik.
Resistance secara ekonomi dapat diartikan sebagai sebuah level dimana penawaran sudah terlalu banyak dan permintaan sudah mulai berkurang sehingga harga pasar akan turun pada level tersebut.
Apabila harga pasar berhasil naik dan menembus level resistance tersebut, maka diperkirakan harga pasar akan terus naik hingga level resistance berikutnya. Level resistance yang sudah ditembus akan menjadi support dan dapat menahan pasar untuk turun melewati level tersebut.
Untuk bisa mengenali support dan resistance, mau tidak mau Anda harus belajar mengamati chart forex.
Pelan-pelan saja, tak perlu terburu-buru.
Pasti bisa.
Menentukan Support dan Resistance
Setelah memahami pengertian dari support and resistance, kini saatnya
Anda menentukan support and resistance tersebut. Tahukah Anda, bahwa
ada banyak cara menentukan support dan resistance?Mari kita bahas satu per satu.
1. Titik Tertinggi (Top) atau Titik Terendah (Bottom)
Metode ini merupakan cara sederhana untuk menentukan support resistance, dengan melihat data historis dimana harga-harga tertahan. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa langsung melihatnya melalui gambar berikut ini;

Pelajari cara menentukan titik tertinggi dan terendah di akun demoInti dari cara ini adalah Anda cukup melihat dimana harga banyak tertahan.
Semakin besar timeframe yang digunakan, kecenderungannya akan semakin valid support dan resistance tersebut.
Oh ya, chart di atas menggunakan candlestick chart.
Jika Anda ingin belajar candlestick yang populer di dalam trading forex, Anda bisa mempelajarinya di sini.
2. Trendline
Trendline dapat berlaku sebagai support dan resistance.Untuk bisa menggambar trendline dengan baik, tentunya Anda harus mengenali tren-nya terlebih dahulu.
Caranya adalah dengan menghubungkan minimal dua titik lembah jika dalam keadaan uptrend, sedangkan dalam keadaan downtrend, hubungkanlah minimal dua titik puncak.
Jika harga mendekati garis trendline maka hal tersebut dapat membuka peluang area tersebut menjadi area resistance atau support.
Untuk memperjelas, Anda bisa langsung melihatnya melalui gambar berikut ini;


Pelajari cara menarik garis trendline di akun demoAnda ingin mengenal trendline lebih detail?
Kunjungi kelas belajar forex di sini.
3. Fibonacci Retracement
Jika anda sudah mahir menggunakan meta trader, tools Fibonacci retracement mungkin istilah yang tidak asing di telinga Anda. Tools ini kerap digunakan para trader untuk melakukan analisa.Namun, tahukah anda bahwa Fibonacci retracement bisa berlaku sebagai support dan resistance?
Fibonacci memiliki level-level yang biasa digunakan yakni;
- Level 0.0%
- Level 23.6%
- Level 38.2%
- Level 50.0%
- Level 61.8%
- Level 76.4%
- Level 100.0%
Disinyalir di level-level tersebut
seringkali muncul sinyal buy atau sell yang akurasinya cukup tinggi.
Untuk memperjelas, Anda bisa melihat gambar di bawah ini;

Pelajari cara menarik garis fibonacci di akun demoJika Anda masih penasaran mengenai Fibonacci retracement ini, silakan kunjungi laman belajar forex: Fibonacci Retracement.
4. Round Number
Apa itu round number?Round number adalah suatu level yang merupakan angka bulat dan mudah diingat.
Contohnya adalah:
- USD/JPY dengan level psikologis 100,
- EUR/USD dengan level 1.30000, atau 1.40000
- AUD/USD pada angka psikologis 1.00000, dsb.
Dalam trading forex, round number merupakan level psikologis yang bisa berlaku sebagai area support dan resistance.


Pelajari round number di akun demo
5. Pivot Point
Pivot point merupakan salah satu cabang dari analisa teknikal yang
juga merupakan cara perhitungan untuk menentukan area support dan
resistance. Pivot point bukan merupakan indikator, namun dapat dikatakan
sebagai cabang dari analisa teknikal.Para trader biasanya menyebutkan pivot point sebagai support & resistance objektif. Dasar perhitungan Pivot diperoleh dari penjumlahan harga high, low dan close kemudian di bagi 3
Pivot = ( H + L + C ) : 3
Namun ada pula yang menambahkan harga high, low, dan close periode sebelumnya, tambah open periode sekarang kemudian di bagi 4
Pivot = ( O1 + H + L + C ) : 4
Variasi yang lain adalah dengan cara menambahkan bobot yang dianggap penting, misalnya dengan cara lebih menekankan pada penutupan pasar
Pivot = (H + L + C + ) : 4
Penggunaan pivot point biasanya bersamaa dengan penggunaan support dan resistance yang berlapis bahkan hingga beberapa kali.
Untuk menentukan level support dan resistance dapat menggunakan rumus sebagai berikut:
| Level Support & Resistance | Rumus |
| Resistance 1 | (2 x Pivot point) – L |
| Resistance 2 | Pivot point + (H – L) |
| Support 1 | (2 x Pivot point) – H |
| Support 2 | Pivot point – (H – L) |
Namun jika harga pasar berhasil
menembusnya, maka tekanan bearish akan berlanjut menuju support
berikutnya, begitupun juga sebaliknya.

Pelajari pivot point di akun demo
6. Moving Average
Moving average juga bisa berfungsi sebagai support dan resistance. Biasanya moving average sering disebut support dan resistance dinamis (dynamic support and resistance). Dinamakan demikian karena ia bergerak sesuai dengan pergerakan harga.
Pada saat uptrend, Moving average berfungsi sebagai support.
Pada saat downtrend, Moving average berfungsi sebagai resistance.
Pada saat downtrend, Moving average berfungsi sebagai resistance.


Pelajari moving average di akun demoDemikan 6 cara yang bisa dijadikan acuan sebagai support dan resistance.

Komentar
Posting Komentar